Thursday, 29 March 2018

The Next Sripun

Bismillah

Pasti udah tau dong siapa Sripun?
Kalo belom, gugel aja yak, ndak usah manja :P

Kadang nih ya suka ngerasa, ya ampun, nama-nama tenar yang terkenal di seluruh dunia itu beneran ada toh ya? Mereka nyata ternyata ya!

Dan ya, mesti, aku sebagai orang kebanyakan ini juga akan norak kalau betulan ketemu. Wah, ini toh yang selama ini kita lihat cuma lewat layar. Lalu kemudian mengalirlah segala macem impresi kita akan orang itu di dunia nyata yang saat itu kita rasakan.

Terus?

Ya terus jadi bayangin aja, gimana perasaanku kemudian kalo suatu hari nanti (semoga) Allah pertemukan dengan orang-orang yang selama ini cuma ta kenal lewat namanya to'. Orang-orang yang ga pernah kita temuin di layar-layar televisi atau gadget kita.

Rasulullah misalnya.

Apa kira-kira ya yang bakal terjadi?

Yang dikuatirkan saat ini adalah, saat ketemu sama beliau, dan sahabat-sahabat beliau justru sirna norak yang ada. Norak dalam artian positif tapi ya, yang lahir berdasar perasaan mengenali dan dekat dengan orang tersebut. Yang kesisa jangan-jangan justru kebingungan sendiri cari topik pembicaraan, karena ternyata pembicaraan kita ga nyambung dengan kedudukan mereka.

Sederhana aja deh, dari bahasa misalnya. Bahasa arab cuma tau anta anti doang. Dari mengenali keluarga, mash kebolak balik mana kakek mana paman. Dari sejarah kehidupan, ga fasih menyebutkan fase-fasenya gimana dan kapan. Apalagi kalo sampai ngomongin kebiasaan, duh jauh letak kesamaannya.

Lalu jadinya ngobrolin apa coba?

Ngga tau.
Yang jelas mulai sekarang mau ngafalin satu kalimat penting yang mau pertama kali disampaikan:
يا رسول الله أشتاق إليك
Wahai Rasulullah, aku merindukanmu.

Dah, gitu aja. Itupun hasil translate pake gugel.
Haih..

0 comments:

Post a Comment