Friday, 9 March 2018

Jejak Tesis [4] : Serangan Distraksi dari Berbagai Lini

Bismillah
Sayang sekali ya Februari tidak ada cerita di sini. Padahal sudah bertekad minimal sebulan sekali ada cerita yang tertorehkan. Untuk kesekian kalinya, tekad tinggal tekad..tanpa kesungguhan di dalamnya. *sigh

Beberapa waktu yang lalu, orang sebelah semangat sekali bercerita. Katanya tak lama lagi akan ada kampus bertaraf internasional yang akan dibangun tak jauh dari rumah, khusus untuk mahasiswa pascasarjana saja. Lantas dengan semangat dia menyuruh saya:

"Bun, pokonya kamu nanti habis lulus ini sekolah lagi ya! Jangan berhenti sampai sini.."

Yang berbicara adalah orang yang telah menyelesaikan jenjang pendidikannya hingga jenjang tertinggi, lalu menukik kembali, mencari jenjang di bawahnya dalam ranah keilmuan lain. Jika sulit untuk dimengerti, singkatnya dia memang terobsesi dengan dunia pendidikan. Begitu kira-kira.

"Memang menurutmu aku ini ada tampang layak jadi mahasiswa Ph. D?"
Haih. Ini saja jika tidak dia yang menyemangati rasanya ko ya mau melambaikan bendera putih saja.

"Kan, kau suka gitu, Meng-under estimate kemampuan diri sendiri. Menurutku kemampuanmu melebihi keyakinanmu atas kemampuan dirimu.."sahutnya.

Aku termangu. Ko ya pede sekali dia komentar begitu.

"Makasih loh, kalimatmu sungguh berarti buatku." kulanjutkan dalam hati, tapi entahlah apa ajakanmu itu juga akan sanggup kupenuhi..

Entah ya, aku senang dengan dunia pendidikan, dengan orang-orang yang penuh dengan gagasan pemikiran, dengan diskusi-diskusi hangat yang menutrisi otak. Tak ada yang tak kusenangi dari sini. Hanya saat di akhirnya, ujian itu memang selalu ada. Menyusun tugas akhir!

Alasannya sederhana, karena tugas akhir ngga seperti mata kuliah lain yang jelas kapan harus berakhirnya. Kalau belum selesai sekarang bisa nambah lagi semester depan. Maka tantangan besarnya adalah membuat deadline sendiri dan berdisiplin dengan diri sendiri. Ini beneran tantangan besar kali lah buat orang yang terlalu baik dengan dirinya macam aku XD XD

Tapi gimanapun juga, kali ini ngga bisa banget berhenti di tengah jalan kaya yang udah pernah terjadi sebelumnya. Kali ini HARUS banget selesai. Selain karena ini adalah kesempatan kedua, kali ini juga yang membiayai adalah negara. Ya ampun, negara gitu! Padahal masih banyak yang lebih membutuhkan dibanding aku ini. Fakir miskin dan anak terlantar masih bertebaran. Dan diantara uang negara itu, ada yang tersalurkan untuk menyekolahkanku. Berharap sesuatu dariku di kemudian hari. Oh sungguhlah terlalu jika aku tidak menyelesaikan tugasku kali ini -.-

Jadi marilah kita hilangkan berbagai distraksi yang mulai hadir dari berbagai lini. Pasti akan banyak kegiatan yang menyita perhatian kita selama pengerjaan ini. Kegiatan yang kita kira tidak akan mengganggu, semata hanya akan jadi penghibur di sela-sela pengerjaan tugas akhir ini. Tapi harap berhati-hati, karena bisa jadi itu hanya kamuflase nafsumu semata yang berasal dari keinginan untuk melarikan diri dari tanggung jawab. Haih.

Yuk ah, waspadalah..waspadalah..
Distraksi ada bukan semata hadir begitu saja, tapi juga bisa jadi kita yang mengundangnya menjadi bagian dari diri kita :)

Crystal Library
09032018

0 comments:

Post a Comment