Monday, 22 January 2018

Jejak Tesis [2] : Menuju Sidang Proposal

Bismillah

Hari ini tunai sudah draft proposal penelitian diserahkan ke bagian akademik. Apa rasanya berada di titik ini? Kau tau? Takut.

Takut saat harus mempertanggungjawabkan apa yang telah ditulis dengan tangan ini. Takut dengan pertanyaan sulit. Takut dengan hal yang mungkin tak terpikirkan harus dijawab seperti apa,dikarenakan sulitnya tanya tersebut.

Agak mengherankan memang manusia ya. Seringkali dibuat khawatir dengan yang sedikit,padahal ada hal besar dan pertanyaan maha banyak yang benar-benar akan dihadapi untuk pilihab hidup atau mati. Untuk pilihan bahagia atau sengsara. Selamanya.

Namun justru mata dan hati lalai dari yang besar,lantas bersibuk ria dengan yang sepele. Satu dari sekian keherananku atas manusia,atas diriku sendiri.

*

Coba berikan aku kalimat penawar, kataku padamu suatu hari. Di tengah kepenatan menjalani hari-hari dengan renungan panjang yang seperti tak berkesudahan.
Katamu : "Kita sudah melalui banyak sekolah sebelum ini. Kau tahu,sekolah sekolah kita dalam kehidupan sebenarnya. Dan kita bisa. Sekolah formalmu saat ini, sungguh tak seberapa dengan jejak-jejak sekolah yang pernah kau alami, pernah kita alami bersama. Nikmatilah," kerlingmu santai.

Ah kau memang selalu begitu. Tak ada guna mengeluhkan hujan pada mereka yang menikmatinya. Pun demikian aku saat mengeluhkan dinamika ini padamu,karena sejatinya kau adalah penikmat kehidupan.

*

H-3 Sidang proposal penelitian. Sungguh hanya meminta yang terbaik dari sisiMu :"

0 comments:

Post a Comment