Monday, 2 July 2012

bukan ibu rumah tangga biasa

Ada resah yang terselip dalam beberapa kesempatan berselancar di dunia maya-jejaring sosial khususnya,dan melihat kabar teman-teman baik kita.

Resah,saat melihat ada beberapa di antara mereka telah menemukan jalan hidupnya masing-masing.Lebih resah lagi saat jalan yang mereka tempuh pun,sebenarnya juga sama dengan impian yang kita miliki.

Melihat beberapa orang teman bisa berkelana kesana kemari,berkegiatan ini itu,sungguh meresahkan.Jauh lebih meresahkan dibandingkan ketika menyelesaikan skripsi,kemarin-kemarin.Menentukan langkah hidup setelah kampus itulah yang justru jauh lebih membuat resah..

Lantas apa yang dikeluhkan?Tidak.Tidak ada satupun yang harus dikeluhkan,sebenarnya.Saya,dengan keluarga kecil yang tengah saya miliki dan saya bina,adalah kebahagiaan bagi saya.Pencapaian besar dalam hidup saya.Hanya saja,terkadang saya-kita banyak lupa untuk merumuskan sendiri,makna sukses dan bahagia bagi kita.Ya,bagi kita yang mungkin akan berbeda dengan yang lain.Hingganya,ketika suatu saat dipertemukan dengan pertanyaan-pertanyaan tentang jalan hidup ke depan,kita bisa berdiri,tegak,mengatakan dengan lantang,ini jalan kebahagiaan saya,makna sukses bagi saya,dan saya bangga bisa berada di jalan ini!

***
Rasanya waktu berjalan begitu cepat.Tak terasa,sudah sampai di titik ini.Titik di mana akhirnya saya mengalami dilema ibu rumah tangga.Sudah ada beberapa referensi yang saya baca,terkait menjadi IRT profesional.Oh,ayolah..masa muda saya yang enerjik akan sangat sayang bila dipakai dengan rutinitas rumah tangga saja.Bukan lantas meremehkan,karena saya pun merasakan-itu pekerjaan yang AMAT SANGAT melelahkan.Saya hanya ingin -not just stay at home- saja..tapi juga ingin mengembangkan potensi luar biasa yang ada dalam diri saya.

Namun tetap,keluarga adalah segalanya bagi saya,karir terbesar dalam hidup saya.Tidak ada yang berubah.Ini hanya tentang memenej,antara aktualisasi diri-dan keluarga.Bukan membenturkan keduanya..

Yang sebenarnya tengah saya perlukan saat ini adalah afirmasi diri,bahwa saya TIDAK SEDANG MENGANGGUR.Hei,saya memiliki target!Setidaknya dalam setahun ini saya ingin fokus dalam urusan non formal,mengikuti kursus peningkatan skill,juga yang paling penting,mempersiapkan kehadiran jagoan baru dengan memperbanyak aktivitas dalam dunia da'wah.Ini kesempatan,bukan?Saya yang tidak sedang berada dalam ikatan formal diberikan Allah keleluasaan untuk memberi lebih banyak di jalan kebaikan.Ah,ini sebenarnya indah.Sangat indah.

Sembari setahun ini berkegiatan informal,tekad saya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnyapun sudah bulat.Tahun depan iAllah saya akan mendaftar.Memang saat ini belum terbayangkan bagaimana nasib anak2 saya kelak saat saya kuliah lagi.Si sulung sudah 3tahun,bisa mulai disekolahkan.Si bungsu baru 1tahun,mungkin bisa dibawa ke kampus bersama pengasuhnya kelak..*masih trauma day care*.Aaah,Allah itu Maha Baik ko,iAllah jalan itu selalu ada.

Tak cukup melanjutkan pendidikan,saya juga ingin melamar menjadi dosen di salah satu perguruan tinggi daerah depok-jakarta.Sembari juga mencari kemungkinan mendapatkan program-program short course di luar. Ini hal yang paling realistis bagi saya,dibanding harus terjun langsung dalam dunia media dengan kesibukan yang luar biasa menyita waktu.Saya belum berani..*mengingat pengalaman saat job training*.Terlebih ada tiga jagoan yang juga berhak atas saya..

***

Ah,tuh kaan.Saya ini tidak sedang berdiam dan terlena dengan ke-ibu rumah tanggaan saya hingga lupa rencana pengembangan diri ko,sebenarnya.Hanya saja,saat ini hingga setaun ke depan,memang beginilah rencana saya.Rehat dari ikatan formal,entah itu pekerjaan atau perkuliahan,dan berjalan dalam lajur informal..

Maka,resah ini,kini saya kenali sebagai bagian dari jiwa saya yang tak ingin kalah.Motivasi positif.Bukan sebagai sinyal bahwa saya sudah kalah,tidak.Bahkan saya harus berterima kasih pada diri,karena sudah berani melangkah lebih awal..dan menyelesaikan segala gundah ini dari sejak dini.

Ah,great day!mari kita mencuci :) dan bangga karena bisa mencuci bukan hanya pakaian saya,tapi juga pakaian suami dan anak saya..orang-orang yang sangat berharga dalam kehidupan saya kini,hingga akhir nanti.


Depok,3 Juli 2012
Resah tanda tak tau arah,sabar saja dengan rencana yang ada :)

6 comments:

  1. Habis nyimak lanjut doain juga ya,supaya tercapai semua impian masing2 kita ˆ⌣ˆ

    ReplyDelete
  2. Merinding bacanya *berasa baca curhatan sendiri :D. Ya, ya. Aamiin.. Smg selalu ada banyak jalan kebaikan yg bisa dilalui. Dan, bangga bisa melihat status pekerjaan "mengurus rumah tangga" di KTP-mu. Itu sesuatu sekali, hanhan :')

    ReplyDelete
  3. Teteeeeh T.T huhu.iyaya,curhatan IRT banget emang.آمِـــــــــــــــــيْن,moga kita semua bisa produktif di jalan kebaikan masing2 :)) *hihi,iya..biasanya ditulis Ibu Rumah tangga aja ya klo di KTP :P

    ReplyDelete
  4. hanhan harus bersyukuuuur...
    udah jadi bunda hebat :)
    semangat berjuang utk lebih hebat lagi han, agar tak berhenti menebar manfaat, menginspirasi sekitar..:)

    ReplyDelete