Sunday, 12 October 2008

wajah cinta sang musafir

Lelah-lelah kutanam benih cintaku untukNya

Parahnya lupa kuberi pupuk hingga kini ia berhama

Lelah-lelah kubangun kembali cintaku, masih untukNya

Namun masih saja lalai tuk kusirami, hingga ia nyaris mati

Lelah-lelah kutangisi

Apa daya tanpa amal nyata?

Lelah-lelah ku cangkul kembali pijakan cintaku

Ingin sekali lagi mencoba tanamkan kecintaanku yang remuk redam nafsu

...

Duhai Kau Yang Tercinta..

Sudilah kiranya beriku pijakan yang kan buat cintaku

Kuat mengakar-rimbun menganggun..

Duhai Kau Yang Miliki samudera cinta..

Anugerahilah aku, barang sekepal saja pupuk

Yang kan lindungi kecintaanku padaMu

Yang kan menjadikan setiap rindu menjadi temu..

...

Dalam bahagia, untuk yang kesekian kalinya,

Kutanam kembali kecintaanku, saat hendak purnama, di pojokan sajadah tak berwarna

Dan masih-selalu- untukNya..

 

Senang-senang kan kurawat benih cintaku padaNya!

13 oktober 2008

2.25 am @ lab inspirasi, c13 averous

‘izinkan hani mencoba lagi mencintaiMu, Allah’

1 comment:

  1. asw...
    wah,,,,,,hani,,,seneNg bisa Muncul di sini ,heheheheh, btw Poetry nya Keyen,,,,ne bisa jadi penguatan internal dalam diriQu
    dan kembali menyadari bahwa kita harus dapat berdiri di atas kaki kita sendiri dengan Naungan-NYa pasti.. wss

    ReplyDelete