Sunday, 14 September 2008

idealnya anak siyasi..

“Dan nabi mereka berkata kepada mereka, ‘sesungguhnya Allah telah mengangkat Talut menjadi  rajamu’. Mereka menjawab, ‘bagaimana Talut memperoleh kerajaan tas kami, sedangkan kami lebih berhak atas kerajan itu daripadanya, dan dia tidak diberi kekayaan yang banyak?’. Nabi menjawab, ‘Allah telah memilihnya [menjadi raja] kamu dan memberikan kelebihan ilmu dan fisik.” Allah memberikan kerajaanNya kepada siapa yang dikehendaki, dan Allah mahaluas, maha mengetahui.” QS Albaqarah 247

                                                    

Secara umum, karena siyasi menyentuh hal hal yang bersifat kepemimpinan, maka Allah telah memberitahukan seperti apa kompetensi AD siyasi itu semestinya. Dikatakan bahwa ‘memberikan kelebihan ilmu dan fisik’. Maka, bagi AD siyasi yang melaju menjadi ujung tombak suatu lembaga, haruslah memiliki kelebihan dari bidang ilmu, maupun fisik, dengan tanpa melihat kekayaannya.

Secara khusus, menurut han pribadi, kompetensi yang harus dimiliki seorang aktivis da’wah siyasi tidaklah berbeda dengan kompetensi yang harus dimiliki aktivis da’wah sayap lainnya. Karena pada hakikatnya mereka sama2 seorang da’i, hanya saja berada dalam ranah yang berbeda. Hanya ada 1 kata yang mampu menjelaskan sebuah kompetensi wajib seorang aktivis da’wah, yaitu professional. Katakanlah bila kita sebagai orang siyasi, maka jadilah orang yang paling tahu tentang hal2 yang menyangkut ke siyasi-an, baik teori, maupun aplikasinya dalam dunia kampus. Profesional juga berarti mengerti akan medan dan tanggap akan kondisi yang ada. Jika seorang aktivis da’wah di bidang manapun, hatta di bidang siyasi telah memiliki profesionalisme yang nyata akan amanah yang dipikulnya, maka tak perlu lagi khawatir tentang masa depan da’wah, karena seorang professional akan terus berusaha menjaga kelangsungan amanahnya.

Wallahualam

This entry was posted in

4 comments:

  1. hahaha...siyasi....jadi inget jaman dulu....bangor... :))

    ReplyDelete
  2. loh, inget siyasi ko jadi inget bangor? ada2 aja

    ReplyDelete
  3. soalna.....kita yang di siyasi, paling banyak di kasih wejangan...blalblalalblalbal.....heuheu...ceuk barudak mah, barangor, teu narurut...heheh, tapi baek baek dan imut *halah*

    ReplyDelete
  4. ah, iya2. orang bilang, siyasi adalah dunia tanpa hijab. tapi justru itu tantangan gede nya, jangan ada pendustaan idealisme!
    kalo katanya orang, jangan ada sekulerisme da'wah siyasi ;p

    ReplyDelete