Thursday, 31 July 2008

buat lil..

[lil, nih teksnya. maap telat ya bu..]

Yang saya hormati bapak ibu dewan juri

Yang saya hormati bapak direksi PT.inti beserta jajarannya

Yang saya banggakan teman-teman pelajar islam se bandung raya

 

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh

 

Ba'da tahmid dan shalawat…

 

Tiada kata yang pantas terucap melainkan ungkap sejuta syukur atas kasih sayang Allah yang dapat mempertemukan kita kembali dalam indahnya jalinan ukhuwah islamiyah. Untai rasa rindu yang mendalam sudah sepantasnyalah selalu kita haturkan kepada kekasih tercinta, Rasul junjungan, Nabi Muhammad SAW, beserta seluruh barisan perjuangan yang tetap setia hingga titik darah penghabisan, amin.

 

Dihari yang berbahagia ini, izinkanlah saya berdiri di hadaoan teman-teman sekalian untuk menyampaikan sebuah pidato yang berjudul "peran pelajar islam dalam menyikapi krisis multidimensi bangsa".

 

Hadirin yang saya cintai dan dicintai oleh Allah, insya Allah..

 

Bangsa Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama islam dikenal dengan sebutan masyarakat yang religius. Suatu sebutan yang menggambarkan bahwa masyarakat kita itu dalam bersikap dan berprilaku selalu berpedoman kepada nilai-nilai islam. Namun beberapa tahun terakhir, terjadi pergeseran nilai yang semakin mengkhawatirkan. Saya dengan tegas dan berani mengatakan, bahwa krisis multidimensi bangsa berawal dari 1 titik kecil yang sangat krusial, yaitu krisis moral.

 

Sebagai contoh, korupsi di Negara kita ternyata telah menempati urutan no 3 di dunia setelah China dan Vietnam, bahkan hal ini diperkirakan tidak akan teratasi dalam kurun waktu 100 tahun. Berkaitan dengan korupsi, saya teringat sebuah intermezzo, bahwa dahulu kala prang melakukan korupsi di bawah meja, dalam artian sembunyi-sembunyi. Seiring berjalan waktu, mereka kian berani melakukan korupsi di atas meja. Sekarang, hari ini, tak tanggung-tanggung mejanya pun bahkan sudah berani mereka panggul dan turut dikorupsi. Masya Allah, suatu fenomena yang sangat mengkhawatirkan sekali. Berawal dari penurunan kualitas moral,, berakhir dengan kerugian bangsa yang tak bisa dikatakan sedikit jumlahnya.

 

Itu baru dari sisi ekonomi, belum lagi disisi pendidikan. Kita sebagai pelajaar tentusudah sangat akrab dengan kata mencontek. Lemparan kertas berisi jawaban, sms, bisikan, kerdipan mata, gerakan tangan…dan semua strategi mencontek telah saya lihat dengan mata kepala saya sendiri. Astaghfirullah, miris hati saya melihatnya.Saya teringat sebuah puisi karya Agus R sarjono yang sangat mengetuk hati saya kala itu. Saya akan mencoba membacakannya, special untuk anda..

 

Selamat pagi pak, selamat pagi bu, ucap anak sekolah, dengan sapaan palsu.

Lalu mereka pun belajar sejarah palsu dari buku-buku palsu. Diakhir sekolah,

mereka terperangah melihat hamparan nilai mereka, yang palsu . Karena tak cukup nilai, maka berdatanganlah merkan ke rumah bapak ibu guru, untuk menyerahkan amplop berisi perhatian, dan rasa hormat palsu. Sambil tersenyum palsu, akhirnya pak guru dan bu guru terima juga amplop itu, sambil berjanji palsu, untuk mengubah nilai nilai palsu dengan nilai -nilai palsu yang baru. Masa sekolah demi masa sekolah berlalu, merekapun lahir sebagai ekonom ekonom palsu, ahli hukum palsu, ahli pertanian palsu. Sebagian menjadi guru, ilmuwan, atau seniman palsu.

 

Masha Allah…Pantaslah bangsa ini mengalami krisis multidimensi yang mengkhawatirkan, jika hanya dengan dua aspek yaitu eknonomi dan pendidikan saja, sudah mampu menjelaskan gambaran-gambaran betapa rusaknya moralitas bangsa.

Belum lagi jika kita ingin membahas masalah politik, social, hokum, dan lain-lain yang dapat saya pastikan mengalami berbagai masalah yang bermula dari terjadinya krisis moral. Bahkan berbagai bencana alam yang terjadi secara bertubi-tubi di Negara tercinta ini, diakibatkan oleh ulah manusia. Seperti dalam firman Allah surah Ar Ruum ayat 41 yang artinya..

"Telah nampak kerusakn di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, suapaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar."

 

Hadirin yang saya sayangi dan disayangi oleh Allah, insha Allah..

           

Tak ingin berlama-lama larut dalam dunia krisis multi dimensi, saya ingin mengajak hadirin untuk kemudian mencermati, dimana posisi pelajar muslim dan apa peranan mereka dalam menyikapi krisis ini.

 

            Sebelumnya mari kita salami apa sebenarnya potensi mereka, sehingga saydina Umar bin Khattab RA berkata, jika kamu ingin menggenggam dunia, maka genggamlah para pemudanya.Pelajar yang berarti pula seorang pemuda dikaruniai Allah kondisi fisik yang prima, tenaga yang luar biasa kuat, fikirannya tajam lagi brilian, semangatnya pun berkobar-kobar. Dalam dirinya tersimpan berbagai kemampuan yang bisa dikembangkan.

 

            Pantaslah kalau mereka memegang peranan penting dalam meyikapi krisis multidimensi. Setidaknya ada 4 peranan yang bisa mereka mainkan :

 

1. Pelajar sebagai pembaharu moral ummat [Tajdiidu ma'nawayatul ummat]

            Artinya seorang pelajar harus mampu mengembalikan ummat kepada pemahaman islam yang benar, yaitu Islam yang bersih dari campur tangan manusia dan dari segala kecacatan. Islam yang universal, tidak parsial, tidak bercampur bid'ah, takhayul, dan khurafat.

 

2. Pelajar sebagai generasi penerus [Ittihaqmul Ajyaal]

            Pada setiap zaman, generasi penerus selalu terbagi menjadi 2, penerus Nabi, atau penerus tradisi/adapt nenek moyang. Tentu yang kita harapkan adalah para pelajar sebagai generasi penerus Nabi. Seperti dalam firman Allah surah Albaqarah ayat 133, yang artinya

           

"Adakah kamu hadir, ketika ya'qub kedatangan tanda-tanda maut, ketika ia berkata kepada anak-anaknya : "Apa yang akan kamu sembah sepeninggalku?" Mereka menjawab: "Kami akan menyembah Tuhan mu, dan Tuhan nenek moyang mu Ibrahim, Ismail, dan Ishaq, yaitu Tuhan Yang Maha Esa, dan kami hanya tunduk kepadaNya."

 

            Subhanallah, sperti itu pulalah kita haru berbuat. MEneruskan apa yang telah Nabi dan Rasul ajarkan.

 

3. Pelajar sebagai generasi pengganti [Istibdalul Ajyaal]

            Dalam surah Al-Maidah ayat 54 disebutkan beberapa criteria generasi pengganti yang telah Allah janjikan. Berikut arti dari ayat tersebut..

 

            " Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa diantara kamu murtad dari agama Allah, maka kelak Allah akan menurunkan suatu kaum, yang Allah menccintai mereka dan mereka pun mencintaiNya. Yang bersikap lemah lembut terhadap mukmin, yang bersikap keras terhadap orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut terhadap celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikannya kepada siapa yang dikehendakiNya, dan Allah mahaLuas pemberiannya, lagi Maha Mengetahui."

 

            Subhanallah sebagai pelajar yang baik, tentu merupakan suatu cita-cita bagi kita untuk dapat menjadi generasi pengganti yang telah Allah janjikan.

 

4. Pelajar sebagai generasi pengubah [Anaashirul Ajyaal]

            Menjadi seorang pengubah tentu selalu dihadapkan pada 2 pilihan, mengubah yang baik menjadi buruk, atau sebaliknya. Tentu di sini, yang kita harapkan adalah seorang pelajar mampu menjadi pengubah hal-hal yang sifatnya buruk, menjadi hal-hal yang bernilai positif. Berkaitan dengan kriteria seorang pengubah yang baik, Allah berfirman dalam surah Attaubah ayat 71, yang artinya..

 

            "Dan orang-0rang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka adalah menjadi penolong sebagian yang lain. Mereka meyeru untuk mengerjakan yang ma'ruf, mencegah dari yang mungkar, mendirikan sembahyang, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan RasulNya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah, sesungguhnya Allah Maha Perkasa, lagi Maha Bijaksana."

 

Hadirin yang saya kasihi dan dikasihi oleh Allah, insya Allah…

           

Setelah memahamibetapa pentingnya peranan pelajar dalam menentukan warna dunia, maka bagi kita seorang pelajar muslim yang merasa harus memikul amanah Allah sebagai seorang khalifah di bumiNya, sudah barang tentu harus menyiapkan berbagai bekal menghadapi samudera kehidupan. Meniti sukses dunia akhirat. Adapun bekal-bekal itu adalah sebagai berikut:

 

1. Pendidikan yang suci [at-Tarbiyatul Fithriyah]

            Tarbiyah islamiyah merupakan bekal pertama yang harus dimiliki oleh setiap pelajar Islam untuk komitmen kepada dien Islam. Banyak pelajar Islam yang pengetahuan Islamnya masih dangkal, sebab mereka tak mempelajari Islam secara sungguh-sungguh. Bahkan pemahaman yang dangkal itu pun kadangkala menyimpang karena bersumber dari referensi yang tidak tepat, yang justru meracun pengertian tentang Islam.

 

2. Hikmah dan Ilmu Pengetahuan [Al-Hikmah wal Ma'rifah]

            Hikmah berarti pelajar bisa mengetahui mana yang benar, dan mana yang salah. Sedangkan ilmu pengetahuan sudah selayaknya pelajar islam miliki sebagai bekal penting menghadapi krisis multidimensi.

 

3. Pribadi pemimpin [Asy-syakhshiyatul qiyaadah]

            Rasulullah bersabda dalam hadisnya bahwa setiap kita adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggung jawabannya. Minimal kita menjadi pemimpin bagi diri sendiri. Yaitu pemimpin yang sikapnya terhadap Allah dan Rasul bak seorang perwira kepada panglimanya yang selalu dalam kondisi siap sedia serta waspada.

 

4. Pribadi prajurit [Asy-syakhshiyatul Jundiyah]

            Seorang pelajar Islam hendaknya berkepribadian prajurit, yang mengatakan sami'na wa atho'na, ketika mendengar seruan Allah dan RasulNya, ia tidak berhenti sejenak untuk memikirkannya, karena keyakinannya terhadap semua hal yang berasal dari Allah adalah Haq.

 

Hadirin yang saya cintai, dan dicintai oleh Allah, insha Allah..

           

 

+*+

Sebelum saya akhiri pidato kali ini, dapat saya simpulkan bahwa 4 peran pelajar dalam menyikapi krisis multidimensi seperti yang telah saya uraikan tadi, insha Allah akan terwujud, manakala terjalin kerjasama yang kuat antara pelajar, guru, anggota masyarakat, atau bahkan pemerintah. Oleh karena itu, marilah sama-sama menyikapi krisis multidimensi dengan Allah dan RasulNya sebagai penunjuk jalan.

           

Kiranya demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan. Semoga hal ini dapat memberikan kontribusi bagi seluruh pelajar islam dalam mengahadapi krisis multidimensi. Terima kasih atas segala perhatiannya. Mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan di hati. Sesungguhnya yang benar datangnya dari Allah, dan yang salah datangnya murni dari saya sebagai manusia. Akhir kata, saya ucapkan selamat berjuang mengahadapi krisis multidimensi dengan gelora semangat yang membara, Allahu Akbar!!!!

 

Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh…

This entry was posted in

Tuesday, 29 July 2008

tarian purnama

Mencoba menghantar kepergian purnama dengan iringan lembar duka

Menggores pena agar tiada lagi rona berharap kan sapu tiap lekuk wajahnya

Terhapus bagai langit yang tiada lagi terima awan, sebagai panduan

Tuk membuat sang insan kembali terdiam, sejenak merenungi kemanisan alam

Diam dan terdiam, dalam perjalanan ketiadaannya purnama menari

Menyonsong kepingan senyum yang ia lelehkan ketika tebarkan pesonanya

Tertawa tipis sembari menepi mengintip para penanti di balik tirai di atas sana

Menyeruakkan aroma ke tahtaannya

Melenggangkan tubuhnya, menyatukan jiwa dan raganya

Untuk kembali ke panggung sandiwara sebagai bulan sabit yang tak mengerti apa-apa

Suatu saat, bila sabit kembali menjadi purnama

Maka telah sempurnalah  segala penantiannya..

This entry was posted in

freedom of the press

Gerah, asli gerah belakangan ini kalo lagi liat berita. Gimana ngga? Pindah sini, masih tentang ryan dan beberapa korban mutilasinya, pindah sana berita tentang pembunuhan dengan cara2 baru yang bener2 sadistis.  Heran bener han, bener2 heran.

Pertama heran ama pembunuhnya, haduh, uda jelas2 membunuh itu dosa gede, pake acara dimutilasi segala. Bener2 keterlaluan. Dosa berganda. Heran, sekuat apa amarah saat itu sampe seorang yang kalem bisa se meledak itu.

Kedua, han heran sama wartawan2 yang keknya demen banget ngeliput kasus2 begituan. Bisa dibilang tayangan criminal belakangan ini emang muakin menjamur. Dari criminal yang emang dibingkis serius, sampe yang dijadiin tayangan kocak. Padahal ye, yang namanya wartawan itu punya KODE ETK JURNALISTIK [KEJ]. Yeh! Han baru belajar itu kemarenan..

Menurut han, pengusutan kasus ryan yang di blow up itu uda ngga banget. Maksudnya, ga ada manfaatnya sama sekali. Apa coba manfaatnya?

Supaya kita tau? Cuma sekedar tau dan memuaskan hawa nafsu keingintahuan semata? Trus kalo uda tau kenapa emang?

Supaya jadi pelajaran agar kita hati2, oke boleh, tapi ngga berarti kudu di blow up habis2an gitu kan? Lagian gda cara lain apa untuk ngingetin orang supaya hati2? Ga masuk akal.

Lagian sebenernya kasus ini secara langsung atau ngga langsung uda ngelanggar  pasal 4 KEJ yang bunyinya “wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis , dan cabul”

Walopun emang, batasan sadis, cabul, dkk adalah sangat relative, tergantung sewaras apa orangnya.  Tapi seenggaknya ada 2 hal, pertama, kasus ini diakui sebagian besar orang sebagai kasus sadis, yang artinya sebenernya ga usah diberitain, apalagi gede2an gitu. Kedua, balik lagi kita lihat asas manfaatnya, ada ngga? Sebanyak apa manfaatnya?

Lain dengan ryan, lain juga sama tindakan2 asusila yang bener dibuka abis2an ama media. Korban pemerkosaan tetep aja disorot meski mukanya uda ditutup, dikasih tau dimana kejadian berlangsung, dikasih tau kalo si korban adalah pelajar di sekolah apaaa gitu. Pelakunya yang ngga lain adalah pacarnya yang usianya masih belasan pun di sorot tajam. PADAHAL,  pasal 5 KEJ disebutin kalo “wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan.”

Penafsirannya adalah bahwa;

a.       Identitas adalah semua data dan informasi yang menyangkut diri seseorang yang memudahkan orang lain untuk melacak.

b.      Anak adalah seorang yang berusia kurang dari 16 tahun dan belom menikah.

 

Emang beda aturan sama fakta lapangan. Media massa uda bener2 buka2an banget untuk hal2 ini. Meski mungkin ga semua kayak gitu [hindari stereotype!], tapi apa yang han liat selama ini emang kebanyakan kayak gitu. huaah

Han ngga ngerti, mungkin sebagian orang bilang itu untuk efek jera, supaya pelakunya malu dan ngga ngulang perbuatannya. Nah, kalo gitu bertentangan sama KEJ dong? Gemana si? Ngapain bikin kode etik kalo buat dilanggar? Heran..

Lagian, bayangin aja yang jadi korban, dia tu masih punya masa depan! Dasar ga berperasaan, ga mikirin gimana traumatisnya. Kadang kesel juga ama wartawan model gini...

 

Tau ga, semua pelanggaran di atas muaranya cuman satu, pengusungan kemerdekaan pers. Bweh!

Kalo katanya Jhon C Merrill, kemerdekaan pers adalah kondisi yang memungkinkan para pekerja pers memilih, menentukan, dan mengerjakan tugas mereka sesuai dengan keinginan mereka..

Banyak udah perundangan yang mendukung kemerdekaan pers ini. Mulai dari taraf nasional setingkat uud 45 pasal 28, uu no 40 tahun 1999, hingga taraf internasional kayak  article 19, konferensi PBB di Jenewa, dll.

Tapi nyatanya apa? Kemerdekaan pers ngga jarang dapet kecaman dari orang karena emang uda dinilai ngelunjak dan sangat mengganggu kenyamanan orang.

Ada 2 pertanyaan dari dosen jurnal han yang mesti kita renungin sama2!

1.       Apakah kemerdekaan pers segitu pentingnya sampe bisa nentuin isi berita?

2.       Apakah kebebasan itu sebuah hal yang etis?

 

wallahualam

This entry was posted in

Monday, 28 July 2008

duplikasi sempurna

kan gini kan ceritanya kan...

kemarenan ada forum yang berbaik hati mempertemukan han dengan sesepuh politikus di unpad. wihm senangnya han bisa liat mereka.

hm, sebenernya bukan seneng karena liat, terlebih seneng karena han dikasih ilmu baru sama beliau2!! mantap2!!

gini katanya..

ada satu hal kenapa estafet perjuangan itu masih terhambat. alasannya adalah karena ga adanya sistem duplikasi sempurna dari satu generasi ke generasi laen.

wih2, apa pula ini?

jadi gini, sebagai generasi penerus, ada baiknya kita selalu menyempatkan diri untuk mencari sumber2 getaran hebat untuk di duplikasi sempurna. konkretnya adalah, dekati orang2 hebat dan jadikan dirimu hebat dengan duplikasi sempurna.

ada 4 poin penting katanyo!

1. orang hebat pasti punya tindakan yang hebat! nah2..untuk awal mulanya, duplikasilah TINDAKAN hebat dari orang2 hebat itu. rasakan getaran kehebatannya, samakan frekuensinya, buat alur resonansi, dan duplikasikan semuanya!! mantap!!

2. orang hebat pasti punya mimpi besar yang hebat. nah, cari tau mimpi besar orang itu apa, dan duplikasilah MIMPI BESAR dari orang hebat itu. telusuri, temukan!

3. orang hebat punya PEMIKIRAN yang hebat!! ini yang penting. duplikasikan pemikiran dari orang hebat itu. pemikiran adalah segala hal yang melandasi tindakan dia. cari tahu pemikiran2 hebat dari orang hebat, buat pemikiran itu pindah dalam pemikiranmu!

duplikasikan PEMIKIRANNYA secara sempurna!!

4. orang hebat memiliki perasaan yang membuat dia menjadi orang hebat. NAH, jangan lupa, hal yang paling penting adalah, rasakan apa yang orang hebat rasakan!! duplikasikan PERASAANNYA hingga memasuki relung2 hatimu!! rasakan hingga akhirnya kaulah orang hebat yang akan menjadi mode duplikasi bagi orang lain!!

 

huah, kerennya!! jujur, ini bener2 menusuk han. kalo anda berpikir dengan itu kita ngga be your self, maka pertanyaan sebaliknya adalah, apakah kita bener2 bisa be your self?

manusia itu makhluk yang ngga lepas dari proses imitasi, buat han, selama imitasi itu bagus ga ada salahnya. lagian kita smeua juga emang lagi berusaha ngimitasi Rasul kan?

well, mari bareng2 cari orng hebat untuk bisa temukan getaran2 hebat di dekatnya!

This entry was posted in

tunggu!

tunggu!

tunggu hingga cerahnya terangi kelammu

tunggu!

tunggu hingga goresnya warnai hidupmu

tunggu!

tunggu hingga datangnya gembirakan hatimu

tunggu!

tunggu hingga han mau menulis lagi, hehe.

 

tungguin ye..

lagi sibuk aye..

mari2

This entry was posted in

Thursday, 24 July 2008

Tuesday, 22 July 2008

Breakfast

Salam.
Lagi nunggu bu engkat bres nyiapin sarapan.Sambil nunggu enaknya emang online,lbh enak lg krn ini bkn pulsa hani.He2.Yok2,kita cerita.(hm,masakan bu engkat makin harum mewangi)

tadi pagi habis telpon dirun,hr ini dia brangkat.Smoga lancar2 aja.Hati2 kau run,jgn macem2 disana..

Yak,actually gda pmbhasan hr ni.Mm,sbnernya bnyk yg bisa dibhas..Cuman g enak klo nge post lewat hp.Terbatas.

Ini loh,han lagi pgen bicarain kbebasan pers yg makin kacau.Coba aja tengok kasus ryan.Halah.Media makin menjadi,mengatasnamakan kbebasan.Ngeselin.

Nah2,tapi brhubung gkan puas bcarain itu skarang,kta cancel sampe han ol di kmpus.Atau dimanapun yg pk hotspot.

Sudah2.Mari..Han uda disuruh sarapan.Salam.

dunia saat ini

salam.

hehe, lagi di warisya. sebuah warnet di deket rumah. internet rumah lagi ga dipasang habisnya. pada males ngurus

not a big deal..

masih bersama hani di sini. mengamati keseharian orang2 rumah yang kurang variatif, seenggaknya, ga sevariatif anak kosan.

coba kan kalo di kosan 16 orang dengan 16 aktivitas bejibun.

kalo di rumah, yah...sekitar 7 orang dengan aktivitas yang beda2. yang sibuk bener2 sibuk, yang nganggur bener2 nganggur. huik.

papap masih di makassar, ikut mukernas suatu  partai..[oh, no! jangan sebut merek ;p]

mamah termasuk golongan yang ga banyak kegiatan di luar. tapi sekalinya ke luar kota bisa berhari2!!

a ihsan? huah, bener2 jadi sopir yang baek aja buat orang2 rumah.

kerjaan sampingannya main soccer fifa sambil tiduran.

mas amien masih sibuk dengan persiapan keberangkatannya ke jepang, menempuh pendidikan s3 di sana. kesian nadia sama teh dewi ditinggal di indonesia...

rodiah? yah, dia sibuk dengan kegiatan dkm nya di sekolah.

nadia masih dengan kesibukannya sebagai anak kecil yang ga bisa diem.

kalo han? yah kadang sibuk kadang ngga. kalo lagi sibuk banget ya sibuk. kalo gda kerjaan ya...gituaja, di rumah, baca koran,nonton berita, dll.

uoh, ko gda perbaikan ya blog ini. ga bawa bahan2 bagus buat di post in si...

padahal kemarin2 uda bikin, tapi ga han bawa sekarang. masih di laptop.

 

heeiii..

hani mau masuk jurnal semester nanti. doakan lah semoga bisa survive di sana.

harus survive, harus

ini semua untuk mencapai impian han..[belakangan bicarain impian mulu ya?]

yah, impian han yang sebentar lagi harus han capai.

semangat!

 

mm, besok kalo han ke kampus, ta postin de smua hal2 yang ngga ngebosenin kayak gini.

buat sekarang uda dulu, masih banyak tugas.

mari2.

Sunday, 20 July 2008

dari cimahi untuk bekasi, semarang, dan sukabumi

kujaga kau ketika kan melayang meninggi temui pusaran cinta di bumi Nya

pergilah, dekati arus cinta Dzat yang kau cinta..

hehe, lagi kepikiran kata2 bagus buat dirun yang rabu ntar mo umrah.

semangat run! hani doakan yang terbaik untuk dirun dan keluarga. semoga kembali dengan semangat menyala dalam hati.

jangan lupa oleh2, biar han aga serius doainnya. hehe.

 

nioooo, hani kangen nio...

huhu. gimana bekasi nio?? pengen maen ke rumah mu de! pengen liat kemuliaanmu di rumah, hehe.

nio yang selalu nampak mulia emang.

 

rimeh, kau apa2 an meh?

pake acara sakit segala..ga keren banget. cepet sembuh gih!

syafakillah ummi

 

huwe, kangen.

Friday, 18 July 2008

sang mahkota

salam.

lagi pengen menceritakan satu hal yang ga pernah han ceritain ke siapapun.

ini tentang seseorang yang pengaruhnya bener2 gede sama hal2 yang han lakuin. entah kenapa, kalo inget dia rasanya susah untuk kembali ke alam nyata, selalu terperosok ke jurang andai.

oh no, berhenti berpikir dia itu lawan jenis han.

dia sama2 perempuan kayak han. dia adalah satu2nya perempuan yang bikin han selalu pengen tau kabar terbaru darinya. dia kayak magnet berkekuatan besar yang bisa narik perhatian banyak orang. *han yakin han bukan satu2 nya orang yang dia buat kek gini*

entah apa pasalnya, dia selalu terlihat baik. meski untuk sisi2 tertentu perbuatan dia bener2 ga boleh ditiru.

tapi entah kenapa, semua orang tertarik gitu aja begitu kenal dia..

entah apa yang salah..

hani juga ngrasain hal itu. sang mahkota yang miliki kekuatan magnet.

 

orangnya emang mantep. dia punya segala sesuatu yang pengen dimiliki kebanyakan perempuan.

pinter.cantik.kaya.keturunan baik.

untuk sholehah, dia pernah cerita ke han kalo dia emang memilih gaya hidup yang cenederung sekuler..

maksudnya, dia mendukung terhadap hal2 keislaman, cuman dia ga mau saklek. orang yang fleksibel...meski kadang fleksibelnya nglanggar syariah.

 

fiuuuh..

entah kenapa, han mulai berpikir kalo secara ga langsung dia jadi kayak trendsetter buat han.

*oh, seraaam...*

 

kadang pengen lepas dari belenggu magnet dia dengan sama sekali ga nyapa dia..*padahal temen baik sejak 7 taun yang lalu*

tapi, yah, namanya juga temen...sedikit banyak pasti ada komunikasi.

 

akhirnya han cuman bisa berharap, semoga han bisa hidup dengan kemerdekaan penuh, lepas dari bayang2 sang mahkota itu...

inget dia cuman bikin han susah bersyukur, hehe..jahatnya.

 

suatu saat han sadar tentang sesuatu..

kenapa dia begitu menarik perhatian han adalah karena...karena...

dia udah mencapai sesuatu yang udah lama jadi impian han.

kalo temen2 mau tau, seorang hani noor ilahi itu adalah seseorang yang ambisis sama impiannya mengenai satu hal.

satu hal yang selalu ganggu tidur han..

satu hal yang harus kesampean sebelum han meninggal..

 

satu hal yang sangat2 penting buat han, obsesi terbesar dalam kehidupan duniawi han.

ya, dia udah ngeraih itu dan hani belom. ternyata itulah sebabnya kenapa dia begitu menarik perhatian han.

haha, konyol ah.

 

fiuhh, Allah, bantu han mencapai impian terbesar dalam target kehidupan duniawi han...

satu hal itu. agh! impian..segitu kuatnya impian sampe mengantarkan han ke pintu gerbang belenggu sang mahkota.

Wednesday, 16 July 2008

cerita di carita

apakah anda ngeh  gambar di atas gambar apa?

yak2, ga laen ga bukan adalah THE BANANA BOAT!! lalu, apa yang istimewa dari banan boat..? hm, dulu2 bana boat emang ga istimewa.

tapi berubah jadi sangat2 istimewa saat hani, rodiah, dan a ihsan nyoba tantangan ini di pantai carita. haha. seruuuuuuuuu!!!

cerita bermula saat hari sabtu sore han ke depok. sepupu han mau taaruf yang wow! langsung di khitbah saat itu juga. ga heran sebenernya kalo nginget calon suaminya emang sama2 aktifis di fk ui. wuih, mantep. untuk ke berapa kalinya han liat orang lagi taaruf ples khitbah. hehe.

apakah tertarik? heh? pertanyaan yang ga usah ditanyakan, karena jawabannya uda pasti..

apa? silakan tebak.

then..then..

papap yang lagi ada acara di banten telpon, minta mama dan kita jemput papap kesana sambil nginep di penginapan pinggir pantai. tak kuasa menolak, kita semua pergilah ke banten dengan pengetahuan yng terbatas tentang rute jalan.

untuk lebih melancarkan rencana, kami semua bersiaturahmi dulu ke tempat sepupu han, a dandi di daerah cinere. deket masjid kubah emas.

di sana ketemu mulki sama miski yang ndut2 lucu. guemes han.

lalu, kita mulailah perjalanan menuju banten.

singkat cerita, nyampe sana han langsung main ke tepian pantai bareng nadia. indahnya pantai, keren2.

semaleman ngabisin waktu bareng kluarga, paginya kita asik2an main di kolam renang pinggir pantai nemenin nadia berenang.

lucu de.

tapi habis itu dia harus dimandiin, dan saat itu han keramasin, dan SAAT ITU...baju han basah semua!!

padahal itu the last pakaian yang ada.

kesel. tapi seru2 aja.

yak, gambar disamping adalah sketsa dimana han dan a ihsan nemenin nadia berenang.

dasar anak kecil, diajakin berenang mau aja. giliran diajakin cebok susahnya minta ampuuunn...

padahal kan cebok demi kebaikan dia juga

uda mulai ga penting.

baiklah...

berlanjut ke cerita berikutnya.

kamar di penginapan yang bernama villa marina ini terletak di deket dermaga. banyak kapal2 yang berlabuh di sana. indah, mantep.

 

 

foto ini diambil di halaman belakang kamar, bisa diliat, dibelakang sang model ada kapal laut berjejer. tadinya kita pengen naik kapal ini. cuman, harganya bikin sakit gigi. 2 jeti sekali jalan.

hueks..mending ga usah..

hmmm..

anyer emang cantik. [atau semua pantai emang gitu ya?]

masih mau cerita, cuman batere uda habis.

yah, nnti disambung de..

last photo..han mau nunjukin foto rame2 saat mau pisah sama penginapannya..

Wednesday, 9 July 2008

kembali ke peraduan

menikmati hari dengan kedinamisan alam

mengukur diri hendak citrakan baik pada Tuhan

 

Bismillah..

mari menjadi manusia yang lebih baik lagi!!

 

hehe, hari ini penuh semangat. walau jatinangor nampak kuyu dengan teriknya yang ga nahan. untungnya terik matahari diluar ga ditambah dengan pemadaman listrik bergilir. alhasil han bisa mampir sebentar ke connect setelah mumet dengan pleno. hee..ga mumet juga sebetulnya, biasa aja. *gimana si? ga konsisten*

iyak, hani lagi mau ngadain sebuah riset yang keren...

riset pribadi tentang segala hal, kenapa gini kenapa gitu. hani mau jadi makhluk yang haus ilmu. hani lagi pengen banyak2 meneliti tentang segala hal..

iyah, ini proyek pribadi.

keren. hehe

 

mm, lalu, hani jugalagi mau membenahi blog di liburan kali ini, supaya lebih nyaman dibaca aja. hii..mantep!

 

hey kawan2,

jatinangor sepi gda kalian..

nio yang sedang dalam perawatan kecantikan wajah kini tengah bernaung di bekasi sana..

rimeh yang baru balik dari balik papan mengiringi bupati sukabumi yang ga laen adalah babehnya..

dirun yang lagi di semarang..

huah, jatinangor sepi. han rapat mai akhwat sendiri pubdoknya.

mo main bingung main ke tempat siapa..

ayok2 kita ketemuanlagi..

 

hmm, udade.

lagi ga mood nulis.

salam

Sunday, 6 July 2008

Berlibur..

Salam.
Entah apa definisi libur sbenernya.Yang jelas,yg saat ini lagi han lakuin adalah nungguin nenek di rumah sakit banjar.Di samping han ada a ihsan,lagi bo2 di plataran kamar.Hapenya han bajak buat online.
Rodiah lg ngambil popok nadia,dia pup,mau dicebokin bu engkat.
Papap mamah lagi d kamar,nemenin nenek.Ma2h br dtg dr bdg.Kmrn slama 2hr han ngurusin nadia tanpa ma2h dan bu engkat.Alhmd,skrg bs bebas lg.
Liburan kali ini unik.Bnyk hikmah.Walau sbenernya aga bete..He2.Tapi tetep dinikmati ko..

Mau crita bnyk sbenernya,tapi rodiah minta gantian.Kesian dia..Mari2.
Salam

Thursday, 3 July 2008

si pembajak

salam.
hehe, lagi di wushul, membajak laptop ochi. hoho, bahagianya...

tadi habis rapat mai, ngejar waktu dari cimahi ke jatinangor bareng sufi. yak2, sufi hani yang sangat baik hati..

seru rapat mai nya, membangkitkan kesadaran han tentang perjuangan bki ke depan.
semangat2!!

habis itu kita ke kampus, liat nilai..
and guess what????

huaaaa, hani kalah lagi dari orang itu...[seperti biasa, han menjadikan seserang sebagai patokan kalah dan menang. singkatnya, saingan.]

han kalah telak!!
sedihnyo...

heran, orang itu kok kayanya selalu diliputi keberuntungan ya?
kesel juga.

eh2, tapi ntar malah jadi iri dengki ya?
gaboleh gaboleh..

sebenernya hani udah memenuhi target pribadi han, mempertahankan mumtaz.

cuman, kalo ceritanya kalah, kan bete juga.

[belakangan han sadar kalo kayak gini tu ciri2 orang ga bersyukur..astaghfirullah..]

udah ah, mau dibalikin ke empunya laptotop.
ochimarochi.

mari2, han mau pulang ke cimahi lagi, ketemu nadia, a ihsan dan semua..

salam2