Tuesday, 1 April 2008

be.ka.i

Cuman terdiri dari 3 huruf yang sangat sederhana.  Saking sederhananya, orang2 kreatif yang cenderung kurang kerjaan pasti  bakal tertarik untuk membuat macem2 kepanjangan dari 3 huruf tersebut. Bubur Kacang Ijo, Bandung kota Indah, Barisan Kuat Intuisi, de el el. Tapi percayalah, BKI yang han maksud ga se biasa itu. Jalinan 3 huruf yang han pengen bicarain adalah wadah dimana orang2 tangguh yang terpilih berkumpul seraya menyatukan gerak langkah, tujuan mereka satu, menuju fikom futuh. Adalah Badan kerohanian Islam.

Kalo dibilang terlalu berlebihan dalam mendeskripsikan BKI? Ah, rasanya ga juga. Han cuman inget aja kata2 orang bijak. Menjadi yang baik ditengah yang baik itu hal yang biasa, tapi menjadi baik ditengah lingkungan yang kurang baik?? Itu Luaarrrrr biasaaaa!!!

Lalu tanpa menganggap diri lebih baik, han bener2 tulus menyatakan salut bagi mereka yang berani tampil beda ditengah kondisi yang luar biasa ga mendukung ini. Han kagum sama mereka2 yang tetap istiqamah dengan balutan jilbabnya, karena ternyata ga sedikit anak fikom yang lepas jilbab. Han kagum sama mereka yang tetep militan memegang nilai2 keislaman ketika banyak orang yang mulai mengikis nilai2 itu...

Dan diantara orang2 yang han kagumi itu ada di BKI.

“Belah kerang temu mutiara

Kuhendaki mereka terdapat dalam nisan2 gulita,

 lalu merangkak

Mendepa sehasta jalan untuk mulai ditapak

Aku berjalan, menimpa duka yang menjejali

Menggaet langit  menyentuh pelangi hati

Menanti sebongkah hati yang lama menanti

Hai diri!”

 

Fuuuh, aku cinta BKI..

 

2 comments: