Sunday, 27 January 2008

fastaqim kamaa umirta

subhanallah walhamdulillah..

han baru aja dikasih banyak ilmu setelah ikut suatu pelatihan kemarin. ilmu itu bener2 bukan sembarang ilmu, tapi ilmu yang dikasih ke han adalah ilmu yang insya Allah akan menyelamatkan aqidah masyarakat muslim.

ga bisa dan ga boleh han ceritain di sini detailnya, yang jelas saat han mendaki banyak bukit yang nanjak, ngelewatin kebun jagung, kebun tomat, kandang2 hewan, untuk sebuah tujuan yang insya Allah mulia hati han bener2 tergugah. subhanallah, ternyata beginilah jalan dakwah. berat tetapi tetep menyenangkan.

jadi terinspirasi kata2 seorang ustadz; "sebenernya tak ada istilah beban dakwah, jika dakwah itu telah terintegrasi dalam diri kita. analoginya, misalnya berat kita 53 kilo, kita tak akan merasa berat membawa diri kita kemana2 meski dengan beban seberat apapun. karena beban itu telah terintegrasi dalam diri kita. maka jadikan dakwah terintegrasi dalam diri kita, hingga tak ada lagi istilah beban dakwah."

subhanallah.....

han ngerasa bener2 disayang Allah, meski han jarang menyempatkan diri untuk manja2an sama Allah. Allah bener2 uda memilih jalan terbaik buat han, jika han sadar untuk mensyukurinya.

alhamdulillah, Allahu akbar..

lalu, han juga dapet pelajaran tentang shalat 5 waktu juga tentang kemulian membersihkan diri [wudhu] sebelum menghadap Allah sang Penguasa kerajaan bumi dan langit. Ketika pagi kita punya dosa, Allah memberikan kesempatan bagi kita untuk bertaubat saat zuhurnya, begitu pula saat siang kita lagi2 melakukan dosa, Allah memberi kita kesempatan lagi untuk bertaubat saat ashar, dst.

han nangis saat denger cerita orang2 yang bisa memaknai Islam dari suduut keindahannya dan memang ditinjau dari manapun islam memang indah.

Allah, han mohon..jadikan jalan ini selalu jadi jalan bagi hidup han, hingga akhir kehidupan han. dan jadikan syahid menjadi sebenar2 kematian dalam riwayat han. amin.

masih banyak yang pengen han ceritain, kapan2 han lanjut.

3 comments: